CATATAN
Transformator
Tranformator merupakan alat yang digunakan untuk mengubah nilai tegangan
arus listrik bolak-balik (AC), berbeda dengan dua alat sebelumnya
induksi elektromagnetik terjadi ketika mengubah energi kinetik menjadi
energi listrik, para transformator induksi elektromagnetik terjadi
dengan cara memutus dan menguhubungkan arus listrik bolak-balik pada
kumparan primer sehingga menginduksi kumparan sekunder. Skema dari
transformator dapat dilihat di bawah ini.
Gambar 6. Skema transformator
(sumber : Ilmu pengetahuan alam untuk siswa SMP dan MTs kelas IX)
Gambar 6 menunjukkan bagian-bagian transformator terdiri atas kumparan
primer di sebelah kiri (sering juga disebut input atau masukan) yang
dihubungkan ke sumber arus bolak-balik dan kumparan sekunder di sebelah
kana (sering juga disebut output atau keluaran) yang dihubungkan ke
peralatan elektronika. Kedua kumparan ini dihubungkan dengan inti
magnetik yang terdiri atas beberapa lapis pelat besi. Pada saat arus
pada kumparan primer di aliri arus listrik maka akan menginduksi pelat
besi sehingga menjadi magnet, karena arus listrik yang digunakan adalah
arus listrik bolak-balik (arus AC) yang nilainya berubah-ubah sehingga
menyebabkan medan magnet pada inti besi juga berubah-ubah besarnya,
perubahan medan magnet pada inti besi ini akan menginduksi kumparan
sekunder sehingga pada kumparan sekunder timbul arus listrik induksi dan
GGL induksi. besarnya GGL induksi pada kumparan sekunder ini
dipengaruhi oleh perbandingan antara jumlah lilitan pada kumparan primer
dan jumlah lilitan pada kumparan sekunder.
Berdasarkan perbandingan antara jumlah lilitan primer dan lilitan
sekunder, maka transformator dibedakan menjadi dua jenis yakni
transformator stup up dan transformator step down, yang terlihat seperti
gambar di bawah ini.
Gambar 7. Skema tranformator (a) step down, (b) step up
(sumber ; buku siswa ilmu pengetahuan alam SMP/MTs kelas IX)
Pada gambar 7 terlihat perbedaan antara transformator step down (gambar
7a) dan transformator step up (gambar 7b) yakni terletak pada jumlah
lilitannya. Transformator step down memiliki jumlah lilitan kumparan
primer yang lebih banyak daripada jumlah lilitan pada kumparan sekunder
sehingga menyebabkan tegangan primernya lebih besar daripada tegangan
sekunder, akan tetapi pada transformator step down memiliki jumlah
lilitan pada kumparan primer lebih sedikit daripada jumlah lilitan pada
kumparan sekunder sehingga menyebabkan tegangan primernya lebih kecil
daripada tegangan sekundernya. Untuk lebih memahami perbedaan antara
transformator step up dan transformator step down perhatikan tabel
berikut.
Perbandingan antara jumlah lilitan, tegangan dan kuat arus pada transformator dapat ditulis secara matematis sebagai berikut
Keterangan :
Np : jumlah lilitan primer
Ns : jumlah lilitan sekunder
Vp : tegangan primer (V)
Vs : tegangan sekunder (V)
Ip : kuat arus primer (A)
Is : luat arus sekunder (A)
Tips :
Perhatikan persamaan transformator di atas, hanya bagian kuat arus
(paling kanan) yang indeksnya dibalik. Selain itu pahami sifat dari
masing-masing transformator sehingga dalam mengejakan soal sesuaikan
hasil perhitungan dengan ciri-ciri masing-masing transformator
Efisiensi transformator (η)
Efisiensi transformator merupakan perbandingan antara daya sekunder
(output) dengan daya primer (input). Nilai efisiensi transformator
diinginkan setinggi mungkin (kalau bisa 100%)karena dengan efisiensi
yang tinggi menandakan tidak banyak energi yang hilang ketika
transformator sedang bekerja. Akan tetapi efisiensi tidak pernah
mencapai 100 % karena selalu ada kebocoran energi berupa energi panas,
secara matematis efisiensi dapat ditulis sebagai berikut:
rumus efisiensi

Keterangan :
η : efisiensi transformator
Ps : daya sekunder (watt)
Pp : daya primer (watt)
Contoh soal :
1) Sebuah transformator peninggi tegangan memiliki tegangan primer 220
V. Jika kumparan primernya terdiri dari 200 lilitan sedangkan kumparan
sekundernya 2000 lilitan berapa tegangan yang dihasilkan dari
transformator tersebut !
pembahasan: Berdasarkan soal diketahui:
Vp : 220 V
Np : 200 lilitan
Ns : 2000 lilitan
Vs ... ?
Jawab :
Vp : 220 V
Np : 200 lilitan
Ns : 2000 lilitan
Vs ... ?
Jawab :
2) sebuah radio memerlukan tegangan 9 volt dan catu daya (tegangan) 220
volt. Jika arus 110 mA mengalir melalui radio, tentukan besar arus pada
catu daya 220 volt!
pembahasan: Berdasarkan soal diketahui:
Vs = 9 V
Vp = 220 V
Is = 110 mA
Ip ... ?
Jawab :
Vs = 9 V
Vp = 220 V
Is = 110 mA
Ip ... ?
Jawab :
Tips :
Untuk menentukan bagian primer dan sekunder perhatikan soalnya. Bagian primer selalu berkaitan dengan input (bisa sumber daya, sumber tegangan, catu daya, dll) sedangkan bagian sekunder selalu berkaitan dengan ouput (bisa lampu, radio, tv, resistor, peralatan elektronika)
Untuk menentukan bagian primer dan sekunder perhatikan soalnya. Bagian primer selalu berkaitan dengan input (bisa sumber daya, sumber tegangan, catu daya, dll) sedangkan bagian sekunder selalu berkaitan dengan ouput (bisa lampu, radio, tv, resistor, peralatan elektronika)
3) sebuah transformator memiliki efisiensi 60%. Jika daya primernya 300 watt, tentukan besar daya sekundernya!
pembahasan: Berdasarkan soal diketahui:
η : 60 %
Pp : 300 watt
Ps ... ?
Jawab :
η : 60 %
Pp : 300 watt
Ps ... ?
Jawab :
Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)
Pertemuan 2
Nama :
Kelas :
Tgl :
Tulis Soal, jawab dan beri caranya untuk nomor 1,2,3!
soal nomor 1
sebuah transformator sederhana memiliki 20 lilitan pada kumparan primer
dan 80 lilitan pada kumparan sekunder. Jika pada kumparan primer diberi
tegangan 4 V, tegangan pada kumparan sekunder adalah ....
a. 4 V
b. 16 V
c. 100 V
d. 240 V
soal nomor 2
jika ke dalam transformator step up dengan kumparan primer
sebanyak 100 lilitan dilewatkan arus sebesar 5 A, pada kumparan sekunder
memiliki 400 lilitan maka arus yang akan keluar sebesar ....
a. 1,25 A
b. 2,0 A
c. 5,0 A
d. 12,5 A
soal nomor 3
Daya pada kumparan primer dari sebuah transformator step up adalah 300
watt. Jika daya pada kumparan sekunder 255 watt, efisiensi transformator
tersebut adalah ...
a. 25%
b. 75%
c. 30%
d. 85%
soal nomor 4
perhatikan tabel besaran dari 2 buah transformator berikut.
No.
|
Transformator
|
Vp
|
Vs
|
Ip
|
Is
|
Np
|
Ns
|
1
|
I
|
100 volt
|
150 volt
|
3 A
|
2 A
|
200
|
300
|
2
|
II
|
250 volt
|
100 volt
|
2 A
|
5 A
|
750
|
300
|
Transformator
|
Jenis
|
Alasan
|
Transformator
|
Jenis
|
Alasan
|
|
A.
|
I
|
Step up
|
Vs > Vp
|
II
|
Step down
|
Np > Ns
|
B,
|
I
|
Step down
|
Is < Ip
|
II
|
Step up
|
Is > Ip
|
C.
|
II
|
Step up
|
Vp > Vs
|
I
|
Step down
|
Is < Ip
|
D.
|
II
|
Step down
|
Np < Ns
|
I
|
Step up
|
Vs > Vp |
soal nomor 5
pada gambar berikut ini yang merupakan simbol transformator step up adalah ....
Mengetahui,
Orang tua
Komentar
Posting Komentar